Senin, Oktober 13, 2008

TK-ku

Dulu, sewaktu TK,
jika guru menanyakan "Siapa yang berani menyanyi di depan kelas...?"
pasti aku segera berlari ke depan sambil tangan kananku tetap teracung mengacungkan telunjuk setinggi-tingginya.

Walhasil,
aku tak pernah memberikan kesempatan sedikit pun kepada teman-temanku untuk bernyanyi di depan kelas.
Karena jika aku menyanyi, pasti lagunya agak panjang untuk ukuran anak-anak. Dan tak tahu kenapa, bel pulang selalu dibunyikan setelah aku selesai bernyanyi.
Ha..ha..ha...

Aku tak tahu, apakah itu bel tanda dia pun memberi applause padaku atau karena dia sudah sangat sering mendengar suaraku hingga pusing tujuh keliling.
Aku akan semakin semangat bernyanyi, ketika teman-temanku bertepuk tangan dan tertawa riang serta bergembira saat aku selesai menyanyikan satu buah lagu.

Selain bernyanyi, aku juga senang mengaji.
Jadi, jika ada tugas menghafalkan doa, pasti aku yang langsung maju pertama untuk setoran hafalan. Seingatku dulu hafalan Surat Al-Fatihah aku yang paling pertama tahu.
Wah... itu udah hebat banget, saat aku masih kecil.
Dan seperti biasa, aku pun tak pernah memberikan kesempatan kepada teman-temanku untuk maju pertama untuk dinilai oleh guru.
Harus aku yang pertama.

Egois sekali memang... waktu aku kecil.

Pernah suatu waktu, kami pergi ke RRI Bandung untuk mengisi acara TK dan aku dapat kesempatan untuk membacakan Surat Al-Fatihah.
Waduh... bangganya bukan kepalang.

Penampilan perdanaku di TK adalah saat panggung 17 Agustus digelar.
Aku bernyanyi lagu: BONEKA.

abdi teh ayeuna
gaduh hiji boneka
teu kinteun saena
sareung lucuna

ku abdi dierokan
erokna sae pisan
cing mangga tingali
boneka abdi


Oh ya,
aku ingat.
Aku pernah ke Jakarta lho, sama Ibu, AA, Teteh.
Beneran lho ini, bukan iklan.
isi acara Aneka Ria Anak-Anak di TVRI bareng Grup Rilian.

Dulu tuch,
pas sedang disiarkan,
se-kampung pada tau dan nonton di rumahku.
Narsis sekali ya...

0 komentar: